RAISED FLOOR SYSTEM
PT. Pandanwangi Solusi Bisnis
Raised floor system adalah sebuah sistem konstruksi lantai yang dibuat dengan cara meninggikan lantai utama menggunakan rangka penopang sehingga terbentuk ruang kosong di bawahnya. Ruang ini biasanya dimanfaatkan untuk jalur kabel listrik, jaringan komputer, pipa pendingin, maupun instalasi mekanikal dan elektrikal lainnya. Dengan konsep ini, ruangan terlihat lebih rapi karena seluruh instalasi tersembunyi di bawah lantai.
Sistem ini
umumnya digunakan pada gedung perkantoran modern, pusat data (data
center), ruang kontrol, maupun ruangan yang membutuhkan fleksibilitas
tinggi terhadap instalasi kabel. Selain itu, raised floor juga
populer di ruang server karena membantu sirkulasi udara dari sistem
pendingin agar distribusinya merata ke seluruh perangkat elektronik.
Komponen utama
raised floor terdiri dari panel lantai, pedestals (penopang), dan
stringer (penghubung). Panel biasanya berbentuk persegi dengan ukuran
standar 60x60 cm, terbuat dari bahan baja, semen, atau kombinasi
material ringan namun kuat. Pedestals berfungsi menopang panel agar
berada pada ketinggian tertentu, sementara stringer memperkuat
struktur agar lebih stabil.
Salah satu
keunggulan sistem lantai terangkat adalah kemudahan akses. Jika ada
kerusakan kabel atau kebutuhan penambahan instalasi, panel lantai
dapat dengan mudah diangkat untuk perawatan tanpa perlu membongkar
seluruh konstruksi. Hal ini membuat raised floor menjadi solusi yang
efisien dalam hal pemeliharaan.
Dari sisi
pendinginan, raised floor sering dipadukan dengan sistem pendingin
berbasis aliran udara bawah (underfloor air distribution). Pendingin
udara dialirkan melalui ruang kosong di bawah lantai dan
didistribusikan ke titik-titik tertentu melalui ventilasi pada panel
lantai. Cara ini sangat efektif menjaga suhu ruangan yang penuh
dengan perangkat elektronik sensitif.
Raised floor
system juga membantu meningkatkan keamanan instalasi listrik. Dengan
jalur kabel yang tersembunyi di bawah lantai, risiko tersandung kabel
berkurang, dan potensi kerusakan akibat gangguan fisik dapat
diminimalkan. Selain itu, jalur kabel lebih terlindungi dari bahaya
kebakaran atau kelembaban jika sistem dirancang dengan baik.
Dalam desain
interior, raised floor memberi fleksibilitas lebih. Ruang dapat
dengan mudah diubah fungsinya karena instalasi kabel dan pipa tidak
permanen menempel pada dinding atau plafon. Hal ini sangat membantu
perusahaan yang sering melakukan re-layout ruang kerja atau
penambahan perangkat baru.
Namun, raised
floor juga memiliki kekurangan. Biaya pemasangan relatif lebih tinggi
dibandingkan lantai biasa karena memerlukan material tambahan serta
perencanaan teknis yang matang. Selain itu, jika tidak dirancang
dengan baik, kelembaban bisa terjebak di ruang bawah lantai dan
menimbulkan masalah.
Untuk menjaga
performa raised floor, diperlukan perawatan rutin seperti pengecekan
kekuatan pedestal, kebersihan ruang bawah lantai, serta kondisi kabel
dan pipa. Panel yang aus atau rusak juga harus segera diganti agar
struktur tetap aman digunakan. Dengan perawatan yang tepat, raised
floor dapat bertahan dalam jangka panjang.
Secara
keseluruhan, raised floor system adalah solusi konstruksi modern yang
mengutamakan efisiensi, fleksibilitas, dan kerapian instalasi. Meski
membutuhkan investasi awal yang cukup besar, manfaat jangka
panjangnya terutama pada kenyamanan kerja, keamanan instalasi, dan
kemudahan perawatan menjadikan sistem ini banyak dipilih untuk
bangunan-bangunan modern.